Kali ini saya akan membahas
gelapnya Dunia Bisnis dari segi Bahan Baku. Memang masalah bahan baku jarang
muncul ke permukaan karena kita menganggap bahwa bahan baku yang dibuat sebagai
bahan dasar sebuah produk tentu telah melalui pemeriksaan oleh instansi
pemerintah yang terkait dengan itu.
Tapi sebenarnya jika kita pahami
dari prinsip ekonomi dasar “dengan modal sekecil-kecilnya diperoleh keuntungan
sebesar-besarnya” maka jalan apapun akan ditempuh oleh perusahaan agar tetap
eksis di dunia bisnis yang penuh persaingan dan kejam tanpa ampun itu.
Tahukah anda bahwa saat ini
jarang sekali perusahaan baik itu perusahaan besar maupun perusahaan kecil
(home industri) yang bermain jujur dalam menjalankan aktivitas usaha mereka.
Mungkin anda pernah mendengar kasus susu bercampur melamin (bahan pengilat dari
plastik yang biasa digunakan pada produk rumah tangga) agar tampilannya cerah
dan menarik.
Melamin adalah zat yang berbahaya
dan karsigenik (memicu terjadinya kanker) ditambahkan kepada susu formula agar
penampilannya menarik. Seperti itulah contoh bahwa perusahaan berusaha membuat
bahan baku mereka agar laku dipasaran.
Contoh lain adanya penambahan
pewarna tekstil, atau pemanis buatan pada produk makanan atau pengawet yang
dilarang karena untuk mengurangi biaya produksi tadi. Itulah sisi gelap dunia
bisnis dari segi bahan baku.
Sementara aparat yang bertugas
untuk mengawasi dan menguji bahan baku tersebut telah disuap agar hasil
pengujian sesuai yang diharapkan oleh perusahaan.
Untuk perusahaan yang kecil
seperti home industri juga melakukan hal yang sama mereka menggunakan bahan
pengawet berbahaya agar produk yang mereka hasilkan tahan lama apabila tidak
laku dalam waktu lama.
Jadi dalam dunia usaha memang
segala cara dilakukan agar perusahaan yang mereka jalankan bisa terus eksis dan
memperoleh keuntungan, karena mereka juga telah memperihitungkan kondisi
terburuk yang mereka alami jika mereka mengalami masalah keuangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar