24/06/13

Sisi gelap Dunia Bisnis (segi Bahan Baku)



Kali ini saya akan membahas gelapnya Dunia Bisnis dari segi Bahan Baku. Memang masalah bahan baku jarang muncul ke permukaan karena kita menganggap bahwa bahan baku yang dibuat sebagai bahan dasar sebuah produk tentu telah melalui pemeriksaan oleh instansi pemerintah yang terkait dengan itu.

Tapi sebenarnya jika kita pahami dari prinsip ekonomi dasar “dengan modal sekecil-kecilnya diperoleh keuntungan sebesar-besarnya” maka jalan apapun akan ditempuh oleh perusahaan agar tetap eksis di dunia bisnis yang penuh persaingan dan kejam tanpa ampun itu.

Tahukah anda bahwa saat ini jarang sekali perusahaan baik itu perusahaan besar maupun perusahaan kecil (home industri) yang bermain jujur dalam menjalankan aktivitas usaha mereka. Mungkin anda pernah mendengar kasus susu bercampur melamin (bahan pengilat dari plastik yang biasa digunakan pada produk rumah tangga) agar tampilannya cerah dan menarik.

Melamin adalah zat yang berbahaya dan karsigenik (memicu terjadinya kanker) ditambahkan kepada susu formula agar penampilannya menarik. Seperti itulah contoh bahwa perusahaan berusaha membuat bahan baku mereka agar laku dipasaran.

Contoh lain adanya penambahan pewarna tekstil, atau pemanis buatan pada produk makanan atau pengawet yang dilarang karena untuk mengurangi biaya produksi tadi. Itulah sisi gelap dunia bisnis dari segi bahan baku.

Sementara aparat yang bertugas untuk mengawasi dan menguji bahan baku tersebut telah disuap agar hasil pengujian sesuai yang diharapkan oleh perusahaan.

Untuk perusahaan yang kecil seperti home industri juga melakukan hal yang sama mereka menggunakan bahan pengawet berbahaya agar produk yang mereka hasilkan tahan lama apabila tidak laku dalam waktu lama.

Jadi dalam dunia usaha memang segala cara dilakukan agar perusahaan yang mereka jalankan bisa terus eksis dan memperoleh keuntungan, karena mereka juga telah memperihitungkan kondisi terburuk yang mereka alami jika mereka mengalami masalah keuangan.

Semoga bermanfaat. Trims

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...