Peryataan bahwa modal adalah
kunci utama untuk memulai sebuah bisnis sudah merupakan hal yang paling sering
ditemui jika menanyakan orang mengapa tidak segera memulai sebuah bisnis.
Modal dijadikan keramat jika
ingin memulai sebuah usaha, apapun bentuknya. Padahal sebenarnya tidak
demikian. Mengapa saya menjawab demikian karena saya telah melakukannya dan
akhirnya saya membuktikan pemikiran saya itu. Pada awalnya saya memikirkan hal
yang sama, bahwa modal adalah kunci utama untuk memulai sebuah bisnis.
Dulu saya pernah memulai sebuah
usaha warnet dengan bermodalkan 28 juta yang saya peroleh dengan meminjam bank
tapi ternyata usaha saya hancur. Dengan 28 juta saya menyewa sebuah ruko dan
sisanya saya gunakan untuk membeli 8 buah komputer dengan cara kredit.
Usaha saya berjalan selama 6
bulan dan akhirnya tutup karena pemasukan tidak sanggup untuk membiayai gaji
karyawan dan biaya speedy internet. Dari kegagalan itu saya belajar bahwa modal
bukanlah hal yang utama untuk memulai sebuah bisnis.
Ternyata untuk memulais sebuah
usaha bagi orang pemula seperti saya yang paling penting adalah keahlian,
management dan koneksi. Tanpa itu usaha akan hancur. Percuma saja memiliki
modal besar tanpa mengetahui siapa target pasar, siapa pelanggan tempat
pelemparan barang, dimana dapat memperoleh barang yang mudah dan bagaimana
memanagemet pemasukan dan pengeluarannya.
Untuk itu janganlah langsung ciut
untuk memulai usaha, mulailah dengan yang sederhana, tekanlah biaya produksi,
tekanlah pengeluaran, dan bagaimana cara agar pelanggan bertambah.
Mulailah dari dor to dor
(rumah-ke rumah), cari pelanggan sebanyak mungkin, kemudian setelah banyak
pelanggan dan bisa membiayai biaya produksi dan cukup untuk menyewa kios, maka
sewalah kios, setelah semakin besar dan cukup untuk menyewa ruko/toko maka
lanjutkan dengan ke ruko/toko. Jangan dipaksakan supaya nampak besar atau biar
dibilang sukses karena itu akan membuat bangkrut lebih cepat.
Jadi mulai sekarang jangan
mengganggap modal sebagai hal yang paling utama dalam memulai sebuah usaha.
Karena sebesar apapun modal akan habis bila tidak dimanajemen dengan baik,
hanya menunggu waktu saja untuk segera bangkrut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar