Money game saat ini banyak
digunakan oleh para pengusaha yang ingin menipu nasabahnya, beberapa banyak
jenis usaha MLM banyak yang menggunakan sistem ini. Sistem ini juga banyak
digunakan oleh investasi bodong.
Memang istilah money game muncul
setelah banyaknya orang yang mengaku tertipu oleh adanya MLM (multi level
marketing). Memang agak sulit memahami apa itu money game dan bukan money game
dalam istilah multi level marketing.
Di dalam MLM kadang
ada yang menyusupkan sistem money game dimana dalam perekrutan anggota
baru dia mengharuskan anggota barunya menyetor sejumlah uang yang besar yang
kadang dikamuflasekan dengan produk yang mereka jual.
Uang hasil perekrutan anggota
baru (downline) tadi merupakan keuntungan sponsor yang merekrutnya dengan
komisi persenan tertentu.
Jadi uang downline adalah uang
yang akan dibagi dan merupakan keuntungan dari atasan yang merekrutnya. Hanya
saja mereka menyembunyikan hal tersebut dengan produk yang dijualnya. Tentu
saja produk yang dijual memiliki harga yang selangit karena telah
diperhitungkan beberapa banyak tingkatan yang akan memperoleh pembagian
keuntungan tersebut. Ada beberapa MLM yang sebenarnya tidak menjual produk, mereka hanya mengeola dana nasabahnya bersembunyi dari produk yang mereka jual.
Memang sebenarnya agak sulit
memastikan apakah cara seperti ini benar atau salah, apakah masuk kedalam penipuan
atau tidak, karena secara hukum dagang, sah-sah saja pedagang memperoleh
keuntungan dari menjual sebuah produk.
Dalam dunia investasi, ternyata
istilah money game juga banyak dipakai oleh para penipu. Mereka menjual sebuah
investasi yang beragam bentuknya, mulai dari investasi emas, valas, dll.
Para penipu ini membeberkan
profil perusahaan mereka dengan cara yang berlebihan dengan menyatakan bahwa
perusahaan mereka berdomisili di Inggris, Singapura, Malaysia dana da juga di
Indonesia dan merupakan gabungan dari
perusahan tertentu yang bonafid.
Mereka menawarkan beberapa jenis
investasi berjangka 6 bulan 12 bulan dan lain-lain, kemudian dana nasabah
digunakan oleh perusahaan investasi tersebut untuk jual beli valas atau emas,
nah keuntungan yang diperoleh perusahaan akan dibagikan kepada nasabah dan
diakumulasikan pada saat akhir masa jangka waktu.
Namun pada saat waktunya telah
tiba, ternyata uang nasabah bukannya bertambah, namun lenyap dibawa kabur oleh
pemilik perusahaan atau perusahaan berdalih merugi.
Jadi untuk para pembaca, semoga tidak tertipu dengan
iming-iming money game, dan penipuan investasi saat ini. Semoga bermanfaat. Jadi mulailah selektif dalam memilih bisnis agar anda tidak kecewa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar