14/07/13

Perkawinan Diawali dengan Cinta, Dipelihara dengan Komitmen

Seperti pendapat orang yang berpengalaman dalam berkeluarga " Musuh Cinta sebenarnya bukanlah perselingkugan dan ketidaksetiaan, melainkan Waktu".

Tidak perlu dibantah bahwa kebanyakan manusia menikah dikarnakan cinta, hanya sedikit manusia yang menikah dengan motif tertentu. Seperti halnya tanaman, cinta perlu dipupuk dan dipelihara sehingga bisa tumbuh dengan subur dan tidak layu akibat permasalahan hidup.

Permasalahan keluarga bisa datang dari intern dan ekstern, dari masalah yang kecil atau masalah besar sekalipun. Maka selanajtnya komitmenlah yang yang menjaga dan mempertahankan keluarga tersebut.


Jika tidak ada komitmen diantara masing-masing pasangan, maka saat itulah bibit-bibit perpecahan makin melebar sehingga tidak mampu lagi untuk dipertahankan dan akhirnya memutuskan untuk berpisah.

Kadang godaan datang di masa yang tepat dimana kondisi keluarga sedang tidak nyaman. Jika godaan direspon dengan cara yang salah maka akan memperparah keadaan. Terkadang godaan muncul akibat kebiasaan curhat dengan teman sekerja atau teman kerja yang dirasakan cukup dekat.

Kebiasaan curhat akhirnya menimbulkan rasa nyaman, dan dilanjutkan dengan pertemuan yang inten atau menghabiskan waktu bersama bisa memicu terjadinya cinta yang terlarang yang malah membuat situasi kehidupan keluarga makin pelik.

Maka jika hal itu mulai terjadi perlu dilakukan pengereman di awal, mengingat kembali saat mengucapkan janji pernikahan, komitmen di awal apa tujuan berkeluarga. Ingat kembali komitmen yang dulu diucapkan di depan orang banyak bahwa akan sekuat tenaga menjaga dan memelihara perkawinan dan membentuk keluarga yang baik.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...