Minyak mentah yang tadinya murah dijual ke luar negeri menjadi mahal ketika dibeli oleh perusahaan minyak negara, dan itu disengaja oleh para pengusaha minyak untuk mengeruk keuntungan.
Nah pengolahan yang terkesan
“tidak efektif” inilah yang menjadikan para pengusaha minyak (tepatnya kartel
minyak karena mereka terorganisir)
makin kaya dari setiap liter minyak yang dikonsumsi oleh rakyat Indonesia,
coba saja kalikan satu liter saja pengusaha mendapatkan Rp.1000,- dikalikan
jumlah penduduk Indonesia maka nilainya sangat fantastis.
Kemudian dari segi penjualan,
pemerintah sebagai otoritas yang berhak menentukan harga bisa saja menentukan
harga BBM dengan cara kongkalikong dengan pengusaha minyak. Pengusaha minyak
“memesan harga” yang sesuai dengan keinginan mereka, kalau mereka mendapatkan
untung dan mereka membaginya dengan sang penentu kebijakan harga.
Sangat tidak benar sebenarnya
bahwa subsidi BBM memberatkan anggaran pemerintah, kan APBN juga diperoleh dari
pajak yang dibayarkan oleh rakyat, jelaslah dikatakan bahwa penyumbang kas
negara terbesar adalah pajak. Yang sebenarnya terjadi bukan rakyat yang
membebani anggaran pemerintah, namun anggaran pemerintahlah yang membebani
rakyat.
Subsidi adalah hak rakyat, karena
sebenarnya merekalah yang membayar subsidi tersebut melalui pajak yang mereka
bayarkan, jd dari rakyat dan untuk rakyat.
Satu keganjilan lagi mengapa
premium bisa naik Rp.2000,- rupiah sedangkan solar Rp.1000,- bukankah solar itu
banyak digunakan oleh mesin-mesin industri milik para pengusaha ?, apakah
pengusaha lebih banyak mendapatkan subsidi daripada masyarakat yang
berpendapatan kecil yang hanya memiliki kendaraan bermotor yang memerlukan
premium?
Seharusnya yang lebih mahal itu
solar, karena pengguna solar lebih besar adalah kalangan pengusaha yang
memiliki mesin-mesin diesel di pabrik-pabrik mereka.
Jadi menurut analisa anda, apakah memang ada kartel yang mengendalikan perdagangan minyak ? yang sengaja membuat proses pengolahan dan perdagangan minyak tidak efesien, sehingga mereka mendapat keuntungan dari kondisi itu dan harga memang "diatur" agar mereka mendapatkan keuntungan. Anda mungkin bisa menjawabnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar