Melihat banyaknya orang yang belakangan ini memperdebatkan mengenai kerja cerdas dan kerja keras, maka hal ini sepertinya penting untuk dipikirkan.
Sebagian orang begitu tertarik dan menggebu-gebu untuk mengatakan bahwa bekerja cerdas adalah yang paling penting dan itu adalah cara yang paling efektif untuk mencapai kesuksesan. Dengan bekerja cerdas maka sukses akan mudah diraih.
Sebagian orang lagi mengatakan bahwa kunci sukses dalam sebuah pekerjaan adalah dengan bekerja keras dan banting tulang. Dan mengatakan bahwa kesuksesan tidak akan diraih bila tidak bekerja keras dengan melebihi cara kerja orang-orang awam.
Kalau menurut saya bekerja cerdas, tanpa diikuti dengan kerja keras, maka tidak akan berguna, memangya kerja cerdas apa yang tidak butuh proses, disiplin dan penuh perjuangan. Memangnya ada kerja yang santai-santai kemudian bisa berhasil dengan mudah.
Begitu juga dengan bekerja keras, bekerja keras namun tidak tahu apa prospeknya ke depan, tentu saja adalah melakukan sesuatu yang kemungkinan akan tidak maju-maju. Bekerja keras, hanya memakai tenaga otot, maka selamanya akan menjadi anak buah.
Bekerja keras dan bekerja cerdas bukanlah cara kerja yang dipisahkan dengan membedakan keunggulan masing-masing. Akan lebih baik bila antara kerja cerdas dan kerja keras disatukan sehingga menjadi sebuah motor penggerak untuk mencapai kesuksesan.
Jadi mulai sekarang, jika mendengar perbedaan antara kerja keras dan kerja cerdas, sebaiknya mulailah berpikir dan tidak mudah terkicuh oleh ucapan orang mengenai keunggulan kerja cerdas dan kerja keras.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar